PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. P DENGAN DIAGNOSA TETANUS DILANJUTKAN DENGAN LAYANAN HOMECARE

Authors

  • Nurul Hidayah Author
  • Edy Prawoto Author
  • Sindy Dwi Octaviantika Sari Author

DOI:

https://doi.org/10.55313/atvf5w94

Keywords:

Asuhan Keperawatan, Tetanus

Abstract

Latar Belakang: Tetanus merupakan infeksi akut yang ditimbulkan oleh bakteri Clostridium tetani, yang memproduksi toksin bernama tetanospasmin. Toksin ini menyerang sistem saraf dan menyebabkan kekakuan otot serta kejang yang tidak terkendali. Gejala yang sering muncul antara lain kekakuan otot rahang (trismus), kekakuan leher, dan kesulitan menelan. Tanpa penanganan cepat, tetanus dapat berujung pada komplikasi serius hingga kematian. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan asuhan keperawatan pada klien dengan diagnosa medis tetanus di Ruang Flamboyan RSUD dr. Soeroto Ngawi dilanjutkan dengan layanan home care. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus terhadap satu responden, yaitu Tn. P. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta kolaborasi dengan tim medis. Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3×24 jam, ditemukan lima diagnosa keperawatan utama yaitu, Bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan sekret berlebih, Nyeri akut berhubungan dengan kekakuan otot, Risiko cedera dibuktikan dengan spasme otot, Defisit pengetahuan berhubungan dengan kurangnya informasi, Intoleransi aktivitas berhubungan dengan imobilisasi. Kesimpulan: Dari lima diagnosa keperawatan yang ditemukan 4 diantaranya telah teratasi, sedangkan 1 diagnosa yaitu deficit pengetahuan teratasi sebagian, oleh karena itu perlu dilakukan perawatan lanjutan baik perawat maupun keluarga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Cahyamulat, T. M., & Yuriatson, Y. (2019). Studi kasus pada pasien tn. “b” di ruang igd rumah sakit labuang baji makassar. Jurnal ilmiah kesehatan sandi husada, 8(1), 9–12.

PPNI. (2018). Standar intervensi keperawatan indonesia (SIKI).

Fitriyani dkk. (2023). Manajemen tetanus. Medula, 13(5), 827–831.

Hendra dkk. (2020). Pengelolaan pasien tetanus di intensive care unit. Majalah anestesia dan critical care, 36(3), 8. Http://repo.poltekkes-medan.ac.id

Karunarathna. (2023). Manajemen perawatan intensif tetanus saat ini strategi dan tantangan1–10.

Mashudi. (2021). Buku keperawatan pendekatan SDKI, SLKI, SIKI (Nur kholis vol. 4, issue 1).

Rachmatullah dkk. (2024). Tetanus generalisata. Jurnal ners, 8(1), 475–483. Http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/ners

Rizkia, S. (2020). Pencegahan tetanus. Jurnal penelitian perawat profesional, 2(4), 443–450.

Robert dkk. (2023). Patofisiologi sistem saraf. In L. Rangki arismaswati (ed.), patofisiologi sistem saraf.

Downloads

Published

2026-08-01

How to Cite

PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. P DENGAN DIAGNOSA TETANUS DILANJUTKAN DENGAN LAYANAN HOMECARE. (2026). Jurnal Cakra Medika, 1(1 (Edisi Khusus), 26-32. https://doi.org/10.55313/atvf5w94

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

11-12 of 12

You may also start an advanced similarity search for this article.