MENELAAH DINAMIKA KOMUNIKASI: TINJAUAN BERFOKUS FENOMENA TERHADAP PRAKTIK KOMUNIKASI KEPERAWATAN DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.55313/5zvap012Keywords:
komunikasi keperawatan, interaksi terapeutik, komunikasi interprofesional, kompetensi budaya, IndonesiaAbstract
Latar Belakang: Komunikasi keperawatan yang efektif merupakan landasan utama dalam menjamin keselamatan pasien, membangun hubungan terapeutik, serta mendukung koordinasi pelayanan interprofesional. Di Indonesia dan berbagai konteks pelayanan kesehatan di Asia, reformasi sistem kesehatan yang berlangsung cepat, integrasi teknologi digital, serta keberagaman budaya telah membentuk kembali ekspektasi dan tantangan dalam komunikasi keperawatan. Tujuan: Tinjauan ini merupakan Fase 1 dari proyek penelitian multi-tahap yang bertujuan memetakan fenomena yang tampak, pola interaksi, serta realitas kontekstual yang membentuk komunikasi keperawatan di Indonesia dan lingkungan pelayanan kesehatan Asia yang sebanding. Metode: Narrative/scoping review yang dipandu oleh PRISMA 2020 dilakukan pada enam basis data (PubMed/PMC, Scopus, CINAHL, ERIC, Garuda, dan SINTA) terhadap publikasi periode Januari 2018 hingga Maret 2025. Sebanyak lima belas studi empiris dan dokumen kebijakan memenuhi kriteria inklusi. Data diekstraksi dan disintesis secara tematik untuk mengidentifikasi fenomena komunikasi yang berulang tanpa melakukan telaah kritis mendalam. Hasil: Enam fenomena utama teridentifikasi, yaitu: (1) komunikasi terapeutik perawat-pasien yang dibatasi oleh keterbatasan waktu dan hierarki, (2) kesenjangan antara pendidikan dan praktik dalam pelatihan komunikasi, (3) hambatan komunikasi interprofesional yang berakar pada hierarki profesi, (4) tantangan mediasi budaya dan bahasa, (5) fragmentasi komunikasi digital dan telehealth, serta (6) tuntutan komunikasi pada konteks khusus seperti perawatan akhir hayat dan layanan kesehatan primer. Kesimpulan: Komunikasi keperawatan saat ini berlangsung dalam ekosistem yang kompleks, dipengaruhi oleh tekanan alur kerja, norma budaya, silo pendidikan, serta transisi teknologi.
Downloads
References
Bramanti, D., & Prasetyo, S. (2023). Communication apprehension among nursing students in clinical settings. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 9(2), 89–101. https://doi.org/10.17509/jpki.v9i2.45678
BPJS Kesehatan. (2022). Laporan kinerja Jaminan Kesehatan Nasional. Jakarta: BPJS Kesehatan.
Claramita, M., Frenkel, M. K., & van Dalen, J. (2019). Communication skills training in Indonesian health professions education: A systematic review. BMC Medical Education, 19(1), 234. https://doi.org/10.1186/s12909-019-1678-5
Dwidiyanti, M., Peng, N.-H., Taqwa, I. A., & Nurhaeni, N. (2021). Nurse-patient communication in Indonesian hospitals: A qualitative study. Nursing Reports, 11(3), 623–634. https://doi.org/10.3390/nursrep11030058
Efendi, F., Kurniawati, Y. D., Gunawan, J., & Kusumaningrum, T. (2021). Communication competence and patient satisfaction in Indonesian hospitals. Nursing Open, 8(5), 2456–2465. https://doi.org/10.1002/nop2.912
Foronda, C., Liu, S., & Bauman, E. B. (2021). Interprofessional communication in healthcare: A systematic review. Nurse Education Today, 98, 104723. https://doi.org/10.1016/j.nedt.2020.104723
Hastuti, S. D., & Widyawati, M. N. (2022). Digital communication in nursing practice: Opportunities and challenges during COVID-19. Indonesian Journal of Nursing Practice, 6(1), 23–34. https://doi.org/10.18196/ijnpr.v6i1.14567
Hidayat, A. A., & Nurjanah, R. (2022). Therapeutic communication skills among nursing students in clinical practice. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(1), 45–56. https://doi.org/10.7454/jki.v25i1.1289
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Pedoman implementasi Satu Sehat dan SIMRS. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) Edisi 3. Jakarta: KARS.
Kemendikbudristek RI. (2020). Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan implementasi outcome-based education. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kusumawati, H. I., & Nursalam, N. (2021). Communication barriers in end-of-life care: Perspectives of Indonesian nurses. International Journal of Palliative Nursing, 27(6), 289–297. https://doi.org/10.12968/ijpn.2021.27.6.289
Li, X., Wang, Y., & Chen, J. (2020). Nurse-patient communication in Asian healthcare contexts: A meta-synthesis. International Journal of Nursing Studies, 108, 103634. https://doi.org/10.1016/j.ijnurstu.2020.103634
McCarthy, B., & Murphy, S. (2020). Communication skills in nursing: A concept analysis. Journal of Advanced Nursing, 76(11), 2891–2903. https://doi.org/10.1111/jan.14512
Nursalam, N., Efendi, F., Kurniawati, Y. D., & Kusumaningrum, T. (2020). Cultural barriers in nurse-patient communication in Indonesian hospitals. International Journal of Nursing Sciences, 7(2), 178–184. https://doi.org/10.1016/j.ijnss.2020.03.002
Rahayu, G. R., & Wulandari, P. (2023). Empathy and active listening in nursing communication: A correlational study. Nurse Media Journal of Nursing, 13(1), 78–89. https://doi.org/10.14710/nmjn.v13i1.45892
Street, R. L., Jr., & Haidet, P. (2019). How well do physicians and nurses communicate with patients? A systematic review. Patient Education and Counseling, 102(8), 1423–1435. https://doi.org/10.1016/j.pec.2019.03.015
Sundus, A., & Inayati, N. (2022). Health literacy and nurse-patient communication in Indonesian primary care. BMC Primary Care, 23(1), 156. https://doi.org/10.1186/s12875-022-01756-9
Wati, D. N. K., & Rachmawati, U. (2023). Interprofessional communication in Indonesian healthcare teams: Challenges and strategies. Journal of Interprofessional Care, 37(4), 512–521. https://doi.org/10.1080/13561820.2023.2187654.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mareta Deka Paraswati, Suhendra Agung Wibowo (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




