ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. S SKIZOFRENIA PARANOID DENGAN MASALAH RESIKO PERILAKU KEKERASAN DI RSJD Dr. ARIF ZAINUDDIN SURAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.55313/63bk0506Keywords:
Skizofrenia Paranoid, Risiko Perilaku Kekerasan, asuhan keperawatanAbstract
Latar Belakang: Skizofrenia paranoid merupakan gangguan jiwa kronis yang ditandai dengan adanya halusinasi, waham, dan gangguan pola pikir serta emosi, yang dapat menyebabkan munculnya perilaku kekerasan. Berdasarkan data WHO tahun 2022, terdapat 24 juta penderita skizofrenia secara global. Di RSJD Dr. Arif Zainuddin Surakarta, kasus risiko perilaku kekerasan tercatat sebanyak 10.876 pasien. Penatalaksanaan pasien dengan risiko perilaku kekerasan dilakukan melalui bina hubungan saling percaya, pendekatan pengendalian emosi, pemberian obat, dan terapi aktivitas kelompok (TAK), serta dukungan dari pihak keluarga. Tujuan: Untuk memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan risiko perilaku kekerasan guna menurunkan intensitas kekambuhan serta mencegah dampak buruk bagi pasien dan lingkungan sekitar. Metode Penelitian: Karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus pada satu responden yaitu Tn. S di ruang Gatotkaca RSJD Dr. Arif Zainuddin Surakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta dokumentasi guna melengkapi informasi klinis pasien. Hasil: Klien menunjukkan gejala perilaku agresif seperti marah tanpa sebab, membentak, dan membanting barang. Faktor pencetus berasal dari pengalaman masa lalu dan lingkungan yang tidak mendukung. Pasien juga tidak patuh minum obat. Penatalaksanaan dilakukan melalui pendekatan pengendalian emosi dan pelaksanaan terapi aktivitas kelompok (TAK). Klien berhasil mengikuti seluruh sesi TAK dan dapat menyebutkan serta mempraktekkan cara mengontrol emosi yang diajarkan sesuai rencana keperawatan. Kesimpulan: Asuhan keperawatan terhadap pasien dengan risiko perilaku kekerasan terbukti efektif melalui pengendalian emosi dan terapi aktivitas kelompok yang terstruktur. Pendekatan menyeluruh mampu mengendalikan emosi pasien dan mencegah perilaku kekerasan berulang.
Downloads
References
Ernawati,Samsualam, Suhermi. (2020). Pengaruh Pelaksanaan Terapi Spiritual Terhadap Kemampuan Pasien Mengontrol Perilaku Kekerasan. 3(1).
Estika Mei Wulansari, E. (2021). Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Pasien Dengan Resiko Perilaku Kekerasan Dirumah Sakit Daerah Dr Arif Zainuddin Surakarta [Other, Universitas Kusuma Husada Surakarta]. https://eprints.ukh.ac.id/id/eprint/1020/
Hulu, F., Manurung, J., Meylani, M., Pagan, S. H., & Pardede, J. A. (2022). Penerapan Terapi Generalis SP 1- 4 Dengan Masalah Risiko Perilaku Kekerasan Pada Penderita Skizofrenia. Open Science Framework. https://doi.org/10.31219/osf.io/a26mk
Kandar, K., & Iswanti, D. I. (2019). Faktor Predisposisi dan Prestipitasi Pasien Resiko Perilaku Kekerasan. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 2(3), 149. https://doi.org/10.32584/jikj.v2i3.226
PPNI, T. P. S. D. (2017). Standar diagnosis keperawatan Indonesia: Definisi dan indikator diagnostik (Jakarta; 1st ed.). PPNI.
Untari. (2021). Asuhan keperawatan jiwa pada pasien dengan resiko perilaku kekerasan [Diploma]. Perpustakaan Universitas Kusuma Husada Surakarta.
Wulandari, I., & Sulisetyawati, S. D. (2024). Penerapan Terapi Spiritual Wudhu Terhadap Tanda Dan Gejala Pada Pasien Resiko Perilaku Kekerasan Di Ruang Geranium Rsjd Dr.Rm. Soedjarwadi Klaten.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Endri Ekayamti, Siti Maimunah, Nurrohmah Intan Kusuma Wardani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




